Langkah-langkah Membuat Virtual Machine di Proxmox VE

Setelah anda melakukan instalasi proxmox selanjutnya tinggal menggunakan proxmox tersebut sebagaimana fungsi utamanya yaitu untuk virtualisasi server (membangun beberapa server virtual diatas satu (1) fisik server). Untuk membuat virtual machine diatas proxmox tidaklah sulit, yakinlah setelah membaca artikel ini anda akan mampu membuatnya. 😀

Artikel sebelumnya: Langkah-langkah Instalasi Proxmox VE (v5.2-1)

Untuk membuat virtual machine diatas proxmox anda cukup main-main di web management proxmox, untuk mengaksesnya silahkan buka url: https://ip-proxmox:8006, jika muncul “privacy error” atau “your connection is not secure” silahkan proses lanjutkan saja. Hal tersebut karena proxmox menggunakan “ssl self signed certificate“. Setelah itu silahkan login dengan username: root password: <pas nginstal>. 😀

Gambar Dashboard Proxmox VE

Langkah-langkah Membuat Virtual Machine di Proxmox VE:

  1. Upload ISO Installer Sistem Operasi yang akan diinstal. Misal, anda ingin instalasi windows server 2016 atau linux server debian 9, silahkan upload file .iso di pve -> local (pve) -> Content -> Upload -> Select File -> Cari File .iso-nya -> Upload. (Tunggu proses upload sampai selesai)
  2. Pilih tombol Create VM, dibagian pojok kanan (disamping Create CT).
    1. Bagian [ General ]
      • Node : pve (host yang dipilih)
      • VM ID : 100 (default-id pertama vm di proxmox)
      • Name : Web-Server (nama virtual machine, nama tidak boleh spasi, underscore, simbol, kecuali “-“)
      • Resource Pool : <blank> (resource pool a.k.a kelompok resource) -> Next
    2. Bagian [ OS ]
      • Pilih Use CD/DVD disc image file (iso)
        • Storage : Local
        • ISO Image : Debian-9.4.0-xxx.iso
      • Guest OS
        • Type : Linux (type sistem operasi yang akan diinstal)
        • Version : 4.X/3.X/2.6 Kernel (versi kernel yang digunakan oleh sistem operasi yang akan diinstal) -> Next
    3. Bagian [ Hard Disk ]
      • Bus/Device : SCSI (type harddisk virtual yang akan dipakai virtual machine)
      • Storage : local-lvm (storage yang dipakai oleh virtual harddisk)
      • Disk size (GiB) : 10 (besar kapasitas harddisk yang digunakan oleh virtual machine)
      • Cache : Default (No Cache) (type cache harddisk yang digunakan) -> Next
    4. Bagian [ CPU ]
      • Sockets : 1 (jumlah virtual socket processor virtual machine)
      • Cores : 1 (jumlah core per socket processor)
      • Type : Default (kvm64) (type virtual processor yang digunakan oleh virtual machine) -> Next
    5. Bagian [ Memory ]
      • Memory (MiB) : 1024 (besar kapasitas memory yang digunakan oleh virtual machine) -> Next
    6. Bagian [ Network ]
      • Bridge : vmbr0 (adapter network yang digunakan, by default proxmox menggunakan vmbr0, virtual machine hanya bisa menggunakan adapter bridge)
      • VLAN Tag : <blank> (id vlan yang dipakai oleh router / switch, jika tidak menggunakan vlan pada jaringan ke promox, bagian ini sebaiknya dikosongi saja)
      • Firewall : No (by default virtual machine tidak menggunakan firewall, jika ini dicheck maka virtual machine secara otomatis di firewall)
      • Model : VirtIO (paravirtualized) (model virtual ethernet yang digunakan oleh virtual machine)
      • MAC Addresses : auto (by default auto, adapter network virtual machine akan auto generate mac address, namun bisa juga anda custom manual dengan cara mengisi form mac address tersebut dengan format/aturan mac address) -> Next
    7. Bagian [ Confirm ]
      • Finish
  3. Pembuatan Virtual Machine, selesai.

Selamat mencoba, jika ada kendala bisa komunikasi lewat komentar dibawah. Terimakasih…

 

About Ahmad Lukman Hakim 72 Articles
Admin LUKMANLAB, Network Engineer, System Administrator.