Cara Konfigurasi Link Aggregations (LAGG) FreeNAS 11

Link Aggregations merupakan istilah menggabungkan dua atau lebih network interfaces kedalam sebuah interface virtual. Jadi kita perlu mempunyai minimal dua (2) interfaces agar konfigurasi ini bisa dilakukan.

Digunakan untuk meningkatkan throughput koneksi transfer data daripada hanya menggunakan satu network interfaces. Selain itu lagg digunakan untuk menyediakan redundancy dalam kasus jika salah satu link putus (fail).

FreeNAS merupakan storage server yang melayani network attached storage (NAS). FreeNAS perlu memiliki throughput koneksi yang cukup dan menyediakan redundancy link agar layanan nas akan tetap available.

Tidak hanya sekedar bisa diakses oleh server lain kan ya, namun harus mampu menangani kecepatan read/write data (melewati network) kepada server-server yang mengakses.

Langkah-langkah Konfigurasi Link Aggregations FreeNAS 11

Sebelum melakukan konfigurasi lagg, sepertinya perlu menyimak dulu tutorial instalasi dan konfigurasi freenas 11 agar anda lebih mengetahui kondisi network interfaces FreeNAS yang sudah di setting seperti apa.

Pada artikel instalasi dan konfigurasi freenas, saya hanya menggunakan satu (1) network interfaces (em0). LAGG perlu minimal dua (2) interfaces, interfaces-interfaces ini juga perlu dikosongkan (tidak ada settingan) didalamnya.

Jadi, nanti yang akan kita lakukan adalah:
1. Menghapus konfigurasi interfaces yang sekarang digunakan.
2. Menggabungkan kedua interfaces (em0 dan em1) dan membuanya kedalam virtual interfaces (lagg0).
3. Mengatur IP Address pada interfaces lagg0.

Semua konfigurasi kita lakukan menggunakan console cli freenas agar proses konfigurasi berjalan lancar. Cekidot…

Step 1 – Hapus konfigurasi Interfaces [em0] yang sekarang digunakan

Pada tampilan console FreeNAS, silahkan pilih nomor 1 dengan mengetik angka 1 pada Keyboard kemudian Enter. Selanjutnya, Select an interfaces (q to quit): 1 > Enter. Terakhir, tekan "y" > Enter.

Konsep / teknik berlaku seterusnya. 😀

Hapus konfigurasi Interfaces

Step 2 – Membuat Virtual Interface [Lagg0]

Pada bagian ini kita akan membuat virtual interfaces yang mana dalamnya digabungkan physical interfaces em0 dan em1. Untuk mengkonfigurasinya silahkan pilih nomor 2 > Enter.

Selanjutnya silahkan ikuti gambar, anda mestinya tau caranya kan ya? 😀

Note:
– Pada settingan LAGG ini saya memilih metode loadbalance. Teori dan perbedaan antara: failover, lacp, loadbalance, roundrobin dan none. Silahkan simak langsung dokumentasinya – sangat jelas.
Ref: https://www.ixsystems.com/documentation/freenas/11.2/network.html#link-aggregations

FeeNAS - Membuat Virtual Interface [Lagg0]
Membuat Virtual Interface [Lagg0]
Console FreeNAS
Console FreeNAS

Step 3 – Setting IP Address pada Interfaces [lagg0]

Bagian ini saya melakukan penambahan ip address static pada interfaces lagg0 dan tidak mengatur ipv6.

Note:
Setting IP Address pada interface lagg0 tidak membuat settingan default route dan dns berubah.

Setting IP Address pada Interfaces [lagg0]
Setting IP Address pada Interfaces [lagg0]

Testing

Konfigurasi sudah selesai, selanjutnya lakukan testing koneksi seperti biasa. Masuk ke nomor: 9 > Enter dan lakukan tes ping ke Google.com.

Pastikan koneksi aman dan terhubung ke Internet.

FreeNAS - Tes PING ke Google.com
Tes PING ke Google.com

Buka juga web configurationya, pastikan berjalan normal seperti biasa.

Dashboard FreeNAS - Interface LAGG
Dashboard FreeNAS – Interface LAGG
About Ahmad Lukman Hakim 61 Articles
Admin LUKMANLAB, Network Engineer, System Administrator.